Wussh! Menengok Kereta Tercepat di Dunia 350 Km/Jam di Tiongkok

kereta cepatSalahsatu moda transportasi andalan dan kebanggaan warga Tiongkok adalah kereta cepat yang disebut Gaotie atau China Railway High-speed (CRH). Kereta di Tiongkok ini menjadi paling cepat di dunia mengalahkan Shinkansen milik Jepang.
Detikcom bersama beberapa wartawan usai menghadiri penganugerahan gelar ‘honorary profesorship’ untuk Surya Paloh dari Beijing Foregin Studies University (BFSU), berkesempatan menjajal kereta cepat itu pada ‎Kamis (12/9/2014). Rute yang diambil adalah Beijing-Tianjin sejauh 117 Km.
Sama seperti umumnya kereta di Indonesia, di Tiongkok juga ada kelasnya untuk penumpang. Secara ringkas ada kelas VIP (kursi lebar), bisnis (seat 2-2) dan ekonomi (seat 3-3). Kelas itu tentu membedakan harga, misalnya Beijing-Tianjin kelas bisnis seharga ¥65,50 atau sekitar Rp 130.000.
Pengkategorian juga berlaku untuk kecepatan kereta yang ditentukan oleh jarak, hal itu dapat diketahui dari jadwal keberangkatan. Ada tiga kategori yang secara berurutan membedakan kecepatan yaitu seri C, seri D‎ dan paling cepat seri G.
Contoh, Beijing-Tianjin sejauh 117 Km masuk kategori seri C dengan kecepatan 300 Km‎/Jam. Atau Beijing-Shanghai sejauh 1.433 Km kategori luar kota seri D dengan kecepatan 350 Km/jam. Semua dipaparkan dalam jadwal keberangkatan di stasiun, lengkap dengan jam keberangkatan.
Penting dicacat, semua keberangkatan kereta di Tiongkok tepat waktu sesuai jam yang ada pada tiket. Maka tak ada alasan berpikir sedikit pun kereta akan terlambat. Lalu bagaimana suasana di dalam kereta?
Hmm.. Nyaman dan tak ada goncangan. Perjalanan Beijing-Tianjin dengan kecepatan 300 Km/jam hanya dicapai 30 menit. Kecepatan kereta ini ditampilkan dalam layar yang ada di atas ujung kabin, termasuk secara bergantian layar itu juga menampilkan waktu dan suhu di dalam kereta.
Soal fasilitas, kereta cepat di Tiongkok memang tak hanya menawarkan perjalanan yang singkat namun juga fasilitas yang cukup lengkap. Fasilitas ini standar di semua kelas. Apa saja?
Di antaranya adalah kursi yang nyaman dengan meja lipat, ruang toilet di sela antar gerbong yang luas dan bersih, fasilitas air minum, mini bar yang juga ada di sela antar gerbong, layanan makanan dan minum ringan yang disediakan pelayan yang hilir mudik serta fasilitas lainnya termasuk keamanan.
Tak ada penumpang yang berdiri di sela-sela bangku penumpang apalagi pedagang. Ada tampak penumpang hanya sekitar 4 orang yang berdiri di sela gerbong. Nah, di sela gerbong ini juga ada ruang untuk polisi seukuran sekitar 3×3 meter.
Lalu, kapan Indonesia bisa memiliki kereta cepat?
Sumber Berita: Detik.com, Senin, 15/09/2014 08:57 WIB
http://news.detik.com/read/2014/09/15/085730/2690105/10/2/wussh-menengok-kereta-tercepat-di-dunia-350-km-jam-di-tiongkok

Leave a Reply


Copyright © 2018 MASYARAKAT TRANSPORTASI INDONESIA · All rights reserved · created by Ratim